
BOJONEGORO, – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Anton Setiadji memimpin Apel Besar Tiga Pilar, di Alun-alun Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jum’at (16/12).
Kegiatan yang diikuti ribuan orang dari unsur, TNI, Kepolisian dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Tuban dan Lamongan mengusung tema “Melaui Apel Besar Tiga Pilar Kita Wujudkan Sinergitas Yang Solid Dalam Rangka Menjaga Situasi Kamtibmas Yang Kondusif” bertujuan mengantisipasi munculnya gerakan intoleransi dan radikalisme.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf M. Herry Subagyo, Kapolres AKBP Wahyu Sri Bintaro, Bupati Drs. H. Suyoto beserta Danramil, Kapolsek, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan jajarannya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro hadir dalam kegiatan ini.
Dalam sambutannya, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji menyampaikan, bahwa sinergi tiga pilar amatlah penting sebagai pondasi kebangsaan. Juga ditambah dengan peran aktifnya tokoh-tokoh agama dan masyarakat yang ada dilingkungan sebagai komponen, sehingga permasalahan di Desa dapat diselesaikan cepat dengan peran 3 pilar plus ini.
“Mendekati hari raya Natal, sangar rentan masalah intoleransi, disitulah peran tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjaga masyarakat agar menghargai perbedaan yang ada,” ujarnya.
Selain itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Anton Setiadji menambahkan, bahwa banyak anak muda yang tersesat akibat dunia maya.
“Banyak anak muda berusaha mencari identitasnya dengan belajar melalui dunia maya. Belajar agama tanpa melalui guru, sehingga hanya mendapatkan ayat sepotong-sepotong makanya menjadi tidak benar,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol Anton Setiadji mengatakan, bahwa kegiatan yang dipelopori oleh Polres Lamongan tersebut, untuk mensinergikan tiga pilar yakni Babinsa, Babinkamtibmas dan Kepala Desa, untuk membangun kebersamaan, dan memelihara keamanan serta ketertiban di masyarakat. Sebab, forum tiga pilar bertumpu pada petugas dilingkup terkecil di masyarakat.
“Semua permasalahan berawal di desa, sebenarnya perlu ditambahkan tokoh agama dan masyarakat manjadi tiga pilar plus, agar semua permasalahan desa dapat diselesaikan,” katanya.
Sementara itu, Bupati Lamongan Fadeli mengatakan, bahwa kondisi Lamongan cukup kondusif. Dan keberadaan forum kerukunan umat beragama ini sangat membantu menjaga kerukunan dengan bantuan TNI dan Polri.
“Diharapkan situasi kondusif tetap terjaga agar pembangunan dapat terus berjalan lancar,” tuturnya. [triss/ADMC 0813]
Related Posts

Kodim Bojonegoro Gelar Baksos, dan Bazar Murah dilokasi KDKMP Pungpungan Kalitidu

Primkop Kartika Jaya Angling Darmo Kodim Bojonegoro Gelar RAT Tutup Buku 2025

Dandim Bojonegoro Bersama Forkopimda Bersih-Bersih Bantaran Sungai Bengawan Solo

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Babinsa Kodim Bojonegoro dan Masyarakat Karya Bakti Serentak Membersihkan Lingkungan

Mitigasi Bencana, Tiga Pilar di Kedungsumber Temayang Bojonegoro Tanam Ratusan Pohon Produktif

No Responses