
BOJONEGORO, – Ketinggian air Bengawan Solo di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengalami kenaikan tajam, sejak Kamis (29/9) pukul 09.00WIB debit air menyentuh ketinggian 13.00 meter atau memasuki siaga I.
“Diperkirakan status siaga bertahan hingga beberapa hari” ungkap Andik Sudjarwo, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.
Menurutnya, hal itu disebabkan pasokan air berlimpah dari daerah hulu, Jawa Tengah ke daerah hilir. Sementara, ketinggian air Bengawan Solo di Bojonegoro sendiri dalam beberapa hari naik.
“Sebab tiga jam sebelumnya hanya 12.82 meter” tandasnya.
Dalam waktu bersamaan itu juga, lanjut Andik Sudjarwo mengatakan, bahwa ketinggian air Bengawan Solo di Karangnongko, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro merangkak naik menjadi 28.05 meter (Siaga I, 29 meter).
“Untuk itu, kami meminta tim penanggulangan bencana disepanjang daerah hilir mulai dari Bojonegoro, Tuban, Lamongan dan Gresik untuk tetap waspada” ujarnya.
Data dari BPBD perkembangan TMA Bengawan Solo :
Pukul, Krngko, Bgoro
06.00 27.90 12.82
09.00 28.05 13.10
Posisi Bengawan Solo Siaga Hijau
Related Posts

Kodim Bojonegoro Gelar Baksos, dan Bazar Murah dilokasi KDKMP Pungpungan Kalitidu

Primkop Kartika Jaya Angling Darmo Kodim Bojonegoro Gelar RAT Tutup Buku 2025

Dandim Bojonegoro Bersama Forkopimda Bersih-Bersih Bantaran Sungai Bengawan Solo

Dukung Gerakan Indonesia Asri, Babinsa Kodim Bojonegoro dan Masyarakat Karya Bakti Serentak Membersihkan Lingkungan

Mitigasi Bencana, Tiga Pilar di Kedungsumber Temayang Bojonegoro Tanam Ratusan Pohon Produktif

No Responses